Di pertengahan Bulan Januari 2010 kemarin, saat berkunjung ke rumah teman di sebuah kota di Jawa Timur, langkah kaki saya terhenti didepan sebuah tanaman dalam pot yang daunnya rimbun. Beberapa saat mengamati tanaman ini, masih belum faham juga akan jenis dan namanya. Akhirnya si teman pun menjelaskan bahwa tanaman yang saya maksud adalah pohon Plum.
Mendengar jawaban tadi sepontan meluncur kata-kata "masak bisa berbuah di sini ?"
Tanpa panjang kata, satu dompol buah yang berisi sekitar 5 butir, ditunjukkan kepada saya.....
![]() |
| sosok tanaman di pot |
Hemm... luar biasa..... Ternyata ini merupakan jenis Plum Dataran Rendah. Dia tumbuh subur dan mampu berbuah di dataran rendah. Yang lebih membikin kagum lagi sosok tanaman yang saya kagumi tersebut hanya di tanam di sebuah pot berdiameter 60 cm, namun bisa tumbuh subur dan berbuah. Beberapa calon bunga nampak bermunculan juga saat itu.
![]() |
| dompolan buah di pot |
Penasaran akan rasa buahnya, maka satu butir buah yang sebenarnya belum begitu matang pun saya petik. Begitu di gigit hem....
rasa manis sedikit masam dan menyegarkan langsung mendominasi. Tidak terbayang jika buah yang saya cicipi itu bila benar-benar sudah tua dan matang. Pasti eksotik !
rasa manis sedikit masam dan menyegarkan langsung mendominasi. Tidak terbayang jika buah yang saya cicipi itu bila benar-benar sudah tua dan matang. Pasti eksotik !
![]() |
| biji pipih, tekstur dading lembut |
Bentuk buah Plum Dataran Rendah ini bulat, dengan diameter sekitar 3 cm. Buah muda berwarna hijau, sedang buah tua berwarna coklat kehitaman ditandai dengan buah yang agak lunak bila dipencet. Dalam daging buah bertekstur lembut dan terdapat beberapa biji yang berbentuk bulat pipih dengan jumlah sekitar 5-7 biji perbuahnya.
![]() |
| dompolan buah yang ditanam di tanah |
Perbanyakan tanaman ini masih relatif agak susah. Dengan metode cangkok ternyata perlu waktu lebih dari 3 bulan untuk keluar akarnya. Kalaupun keluar akar jumlahnya juga tidak begitu banyak. Tingkat kematian setelah turun cangkok juga relatif besar. Dari kurang lebih 15 cangkokan yang sudah turun, cuma hidup sekitar 5 batang saja. Paling tidak itulah penuturan rekan lain di Surabaya yang melakukan perbanyakan dengan cara cangkok ( dan kebetulan saya juga lihat sendiri ).
Cara stek akar menjadi salah satu alternatif cara perbanyakan Pohon Plum ini meskipun menghasilkan bibit baru dengan jumlah yang terbatas.
![]() |
| tanaman di tanah, subur dan rimbun |
Plum Dataran Rendah akan tumbuh lebih subur dan lebat jika ditanam di tanah. Tanaman serupa yang ditanam di tanah keliatan rimbun, bongsor dan dompolan buahnya lebih banyak dan rapat seperti buah anggur. Kedepan, Plum Dataran Rendah cocok dibudidayakan secara komersial sebagai penambah keanekaragaman buah-buahan di Indonesia.
Anda tertarik ....




