Blog ini merupkan blog duplikat blog ayoberkebun. Lebih bertujuan sebagai buck up bila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan

Top Working Mangga

Kurang lebih 2,5 tahun lalu, diantara 7 varietas mangga introduksi Thailand setinggi 1 meter yang saya beli, saya pindah tanam dari polibag ke tanah.  Dengan perawatan seperti tanaman di kebun lainnya pertumbuhan tanaman tersebut (sayang lupa nama varietasnya oleh karena label hilang) mulai nampak hingga akhirnya berbuah.  Salah satu diantaranya memiliki buah yang lumayan lebat di saat buah pertama.  Sayang buah yang lebat harus diikuti rasa yang masam alias kecut.  Penantian buah ke-2 pun masih mengharapkan adanya perubahan rasa kecut ke manis.  Namun pada musim buah berikutnya yang lumayan banyak, rasa buah masih tetap seperti pertama. Masam !  Penjarangan buah dan pemupukan K tinggi tidak mampu memenuhi harapan saya kala itu.  Akhirnya terbesit untuk memotong habis dan membongkar tanaman untuk digantikan jenis lain yang lebih oke rasanya.

meskipun genjah tapi rasanya masem banget.....
Namun saat mau
membongkar tanaman teringat sebuah artikel yang pernah saya baca tentang top working pada tanaman kopi, karet dll di dunia perkebunan.
Top Working, sebuah istilah yang dalam bahasa sederhana menurut saya adalah peremajaan tanaman besar dengan cara memotong indukan hingga akan muncul tunas baru, yang mana di tunas baru inilah akan di 'sematkan' entres tanaman sejenis yang memiliki varietas (lebih) unggul.  'Penyematan' entres ini bisa dengan cara sambung pucuk, ataupun sambung sisip.
Pada kesempatan kali ini akan saya bahas
tentang penyematan dengan cara sambung pucuk, hal ini semata-mata dari kesimpulan saya pribadi yang mengamati bahwa sambung pucuk lebih besar tingkat keberhasilannya dan memiliki pertumbuhan yang lebih cepat dari sambung sisip pada teknik ini.  Sekali lagi, ini hanya kesimpulan saya pribadi !!  Karena tajuk pohon yang dimaksud sudah bagus, maka akan saya sambung dengan beberapa varietas mangga pada tajuk yang berbeda arah (supaya beraneka varietas dalam satu pohon he he he...)


Berikut tahapan Top Working Mangga secara ringkas :
  • Potong dahan pohon mangga yang akan kita sematkan entres baru.  Pilih dahan yang sudah agak besar (minimal 1 jempol tangan orang dewasa).  Gunakan gergaji agar potongan rapi.  Lokasi atau ketinggian pemotongan bisa Anda tentukan sendiri sesuai selera.
potong dengan gergaji agar rapi......
  • Pupuk tanaman dengan NPK berimbang, tunggu hingga keluar tunas calon cabang baru di sekitar dahan yang di potong tadi.  Pilih cabang yang sehat dan bagus untuk kita sambung pucuk.  Saat cabang sudah sebesar pensil dan berwarna kehijauan agak tua bisa kita sambung pucuk. Potong cabang tersebut, sisakan kurang lebih 5 cm dari pangkal batang, belah dengan pisau tajam, lalu sisipkan entres mangga  yang sudah di belah seperti baji dan ikat dengan plastik serapi mungkin. Berikutnya sungkup sambungan dengan plastik es lilin untuk mengurangi penguapan.  Entres yang di 'sematkan' sebaiknya diambil dari tanaman yang sehat dan produktif, serta masih berwarna kehijauan dengan besar batang yang proporsional dengan batang bawahnya.  Hilangkan daun, sisakan sedikit tangkaiya.



Muncul beberapa cabang baru, pilih yang bagus untuk di sambung

warna batang kehijauan, sebesar pensil, saat tepat untuk di sambung
  • Kontrol sambungan 3-4 hari sekali, usahakan jangan sampai telat siram terhadap pohon tadi.  Sekitar 2 minggu pasca sambung pucuk, kita akan lihat tanda-tanda keberhasilan dari proses tersebut.  Jika sisa tangkai daun pada entres rontok dengan sendirinya, dan warna entres masih hijau, pertanda proses sambung pucuk berhasil dan sebaliknya.  Menginjak diatas minggu ke 2 keberhasilan sambung pucuk ditandai dengan munculnya tunas baru.  Sungkup plastik bisa dibuka jika tunas baru sudah berbentuk daun dan kelihatan 'menyesaki' plastik sungkupan.
hasil sambung pucuk 1 bulan pasca proses
  • Pangkas cabang-cabang dari batang  bawah yang muncul, agar pertumbuhan terkonsentrasi pada hasil sambungan kita.  Jika menghendaki berbagai varietas mangga dalam 1 pohon, Anda bisa lakukan proses yang sama dengan entres yang berbeda pada cabang yang lain....
Berbagai varietas dalam 1 pohon
Tips tambahan :
  1. Pilih entres hanya dari pucuk cabang, jangan gunakan entres hasil potongan setelah pucuk, karena menurut pengalamandi kebun, entres dari pucuk cabang memiliki pertumbuhan yang lebih cepat dari pada hasil potongan setelah pucuk pada proses ini
  2. Sebaiknya lakukan proses penyambungan pada pagi atau sore hari..
  3. Berdoa dan bersihkan diri sebelum melakukan proses......he he he
Akhir kata selamat mencoba dan semoga bermanfaat......
(semoga tulisan ini bisa menjawab beberapa pertanyaan yang masuk ke email saya)

Author:

Facebook Comment